4 Lagu Bertema Bencana, Salah Satunya Milik Rhoma Irama

LAGULOGI – Indonesia tidak pernah terhindar dari bencana dari dulu hingga sekarang ini. Mulai dari letusan gunung berapi, gempa bumi, longsor, banjir, bahkan tsunami. Musibah tsunami terbesar terjadi pada 2004 lalu di Aceh. Korbannya puluhan ribu nyawa melayang dan ratusan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal.

Terkait ragam bencana yang menerjang bangsa ini, banyak pihak mengabadikannya sebagai pelajaran; dalam sebuah buku maupun musium. Tak ketinggalan banyak musisi ternama juga mengabadikannya dalam sebuah lagu, di antaranya adalah Sheri Munaf, Iwan Fals, Rafly dan Raja Dangdut Rhoma Irama.

Dan inilah lirik lagu bertema bencana dari keempat musisi di atas;

  1. Indonesia Menangis (Sherina Munaf)

Lagu berjudul Indonesia Menangis ini dinyanyikan Sherina Munaf. Lagu ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Sering kita dengarnya tatkala musibah menimpa negeri ini. Beberapa stasiun televisi bahkan radio kerap memutar lagu ini menjadi theme song kesedihan dan kepedihan.

Tuhan, marahkah kau padaku? Inikah akhir duniaku? Kau hempaskan jarimu di ujung banda, tercenganglah seluruh dunia.

  1. Saat Minggu Masih Pagi (Iwan Fals)

Selain lagu Sherina Munaf tadi, musisi senior Indonesia yang dikenal dengan penggemarnya bernama OI. Iwan Fals, juga memiliki lagu yang isinya terkait bencana alam. Lagu itu berjudul Saat Minggu Masih Pagi. Liriknya menceritakan bagaimana ribuan jiwa harus meninggal dunia karena tsunamiyang menghantam di Minggu pagi.

Ribuan jiwa melayang pergi, jutaan hati merintih pasti. Saat Minggu masih pagi, gempa dan tsunami menghantam negeri.

  1. Aneuk Yatim (Rafly)

Lagu ini menceritakan tentang seorang anak yang kehilangan ayahnya karena tsunami Aceh. Lagu itu juga menceritakan bagaimana anak tersebut ingin mengetahui makam sang ayah agar bisa dikunjungi saat lebaran.

  1. Bencana (Rhoma Irama)

Di lagu ini, Raja dangdut Rhoma Irama menceritakan ragam bencana yang sering melanda dunia, tidak hanya Indonesia. Rhoma malah menyebutkan macam-macam bencana yang sering terjadi, seperti gempa bumi, banjir, dan badai topan. Kesemua bencana itu tidak jarang menimbulkan kekacauan dan korban jiwa melayang.

“Masih perlukah air mata untuk menangisi dunia, yang selalu dilanda bencana, macam-macam malapetaka, gempa bumi banjir badai topan, yang selalu membawa korban, dan juga ganasnya peperangan, yang menghantui kehidupan”