Terbantu Secara Ekonomi, Komunitas Petani Usul Bikin Patung Didi Kempot

LAGULOGI – Penyanyi campursari legendaris Didi Kempot sempat menyanyikan lagu ‘Banyu Langit’. Kendati liriknya berkisah tentang cinta yang menyayat hati, namun lagu tersebut juga mengambil cerita tentang Gunung Api Purba Nglanggeran di Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta.

Gara-gara lagu yang dibawakan Lord Didi, kawasan wisata di sana menjadi terkenal hingga banyak berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga setempat. Sekumpulan petani menguslkan agar dibuat patung Didi Kempot sebagai tanda terimkasih mereka pada sang maestro.

Ini disampaikan langsung istri Didi Kempot, Yan Vellia, seperti dikutip dari detik.com. “Sewaktu masih hidup, beliau mau dibikinkan patung di Nglanggeran. “Karena komunitas petani di sana merasa wisatanya maju pesat karena lagu ‘Banyu Langit’,” kata Yan Vellia, Sabtu (16/5).

Sayang, rencana pembuatan patung belum bisa terwujud hingga Didi Kempot menemui ajalnya terlebih dahulu. “Tapi belum jadi, karena mereka harus ketemu Mas Didi dulu. Tapi belum sempat ketemu,” terang Yan Vellia.

Sementara itu, Wali Kota Solo FX Rudy, berencana membuat patung Didi Kempot. Terkait hal itu, pihak keluarga merasa sangat terhormat dan menyerahkan rencana pembuatan itu kepada pemerintah.

“Suatu kehormatan karena Mas Didi dilegendakan, dimonumenkan. Kami menyerahkan kepada Pak Wali, apakah di Stasiun Balapan, Terminal Tirtonadi, Lokananta atau tempat lain,” kata Yan Vellia mengakhiri.