LAGULOGI – Penyanyi Campursari yang baru saja meninggal dunia, Didi Kempot, pernah jatuh hati kepada seorang anak disabilitas berkat suaranya yang merdu dan menyentuh sanubari sang maestro. Lord Didi menemukan anak bernama Ardha Tatu itu di sebuah hajatan di Klaten.
Kala itu, Ardha bermaksud menyumbang sebuah lagu di acara tersebut. Tanpa diduga suaranya mampu menyihir para undangan termasuk Didi Kempot. Kekaguman Didi pada Ardha bukan karena anak itu menyanyikan lagu ciptaanya sendiri, yaitu ‘Suket Teki’ tapi benar-benar karena kualitas vokalnya.
Didi Kempot pun tak ragu mengajak Ardha untuk rekaman bersamanya. “Saya sangat tertarik dan kagum ini anak nyanyi kok nggak fals sama sekali, saya punya niat Insha Allah suatu saat anak ini saya ajak rekaman,” kata Didi kala itu.
Sejak saat itulah, nama Ardha Tatu menjadi buah bibir di tengah para pencinta musik campursari. Namanya kian berkibar dan dikenang khalayak. Dan itu semua berkat jasa Didi Kempot yang sudah berkenan mengajak Ardha rekaman.
Pengalaman itu rupanya membekas di hati Ardha. Karena itu, anak kecil penderita tuna netra ini juga sangat terpukul saat mendengar kabar kepergian Didi Kempot menghadap Sang Pencipta. Di hari ke 7 setelah wafatnya sang maestro, Ardha menyempatkan waktu berziarah ke makam almarhum. Di sana dia mengirim doa dan menyanyikan sebuah lagu yang ditujukan kepada idolanya itu.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun instagram @ardha.realofficial pada Senin (11/5), nampak terlihat Ardha mendendangkan sebuah lagu yang begitu penuh penjiwaan. Suaranya bergetar seperti menahan sedih atas kepergian Didi Kempot.
Dalam postingan tersebut juga dituliskan kalimat, “Ngirim doa 7 harinan pakdhe…,” tulisnya dalam kolom keterangan.
Semoga dengan bakat vokal yang dimiliki Ardha Tatu bisa meneruskan musik campursari dan membawakan lagu-lagu ciptaan Didi Kempot kepada Sobat Ambyar.




