LAGULOGI – Lesti Kejora menepis anggapan yang mengatakan jalan hidupnya dalam meniti karier sebagai pedangdut sangat instans, tidak melalui proses panjang dan berliku. Gadis berhijab ini justru menuturkan fakta yang sebaliknya.
Lesti menjelaskan kalau kariernya setelah memenangi ajang pencarian bakal Dangdut Academy (DA) tidak mudah, perlu perjuang dan kerja keras. Dia malah sempat mengalami pindah-pindah kosan dan juga sempat jalan kaki berkilo-kilo dari tempat syuting.
“Tapi kalian enggak begitu selesai (D’Academy) itu enggak tahu aku belum punya tempat tinggal di Jakarta saat itu, nyari kosan di Jakarta, muter-muter. Banyak yang enggak tahu selama di Jakarta ngekos berdua sama bapak. Jalan kaki dari lokasi syuting entah berapa kilo, ya begitulah banyak perjuangannya,” beber dalam acara Bukber bareng Lesti di Vlive, Senin (11/5).
Lesti menjalani itu semua dengan sabar dan menjadikannya sebagai pengalaman yang sangat berharga dalam hidupnya. “Tapi itu sih buat aku dijadikan pengalaman yang luar biasa dan dinikmati aja prosesnya,” kata Lesti.

Sejak Lesti memenangi kontes Dangdut Academy musim pertama pada 2014 di usianya yang baru memasuki 15 tahun, dia mulai banyak dikenal orang. Kehadirannya di dunia musik dangdut malah menjadi inspirasi bagi munculnya bakat-bakat baru yang berada di setiap daerah di Indonesia.
Kerja keras Lesti akhirnya membawakan hasil, tepatnya pada tahun 2017, Lesti berhasil mendapat penghargaan dalam ajang Anugerah Musik Indonesia sebagai Artis Solo Pria/Wanita Dangdut Terbaik. Ia telah merilis beberapa singel dan akan kembali meluncurkan karya terbarunya pada tahun ini.



