Istana Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Didi Kempot

LAGULOGI – Kepergian Didi Kempot tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga dan sahabat, tapi juga bagi pihak istana. Melalui juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, istana menyampaikan duka yang mendalam serta iringan doa agar pria berjuluk ‘The Godfather of Broken Heart’ ini husnul khatimah.

“Mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya untuk almarhum Didi Kempot. Insyaallah almarhum husnul khatimah,” ujar Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, dalam keterangannya, Selasa (5/5).

Dalam uraiannya, Fadjroel menceritakan mengenai komunikasi terakhir Presiden Jokowi dengan penyanyi campursari itu. Saat itu Didi Kempot menggelar acara di salah satu stasiun televisi swasta sekaligus mengimbau masyarakat untuk tidak mudik saat pandemi virus corona.

“Terakhir Presiden Joko Widodo melalui video conference hadir dan memberi dukungan serta berterima kasih pada acara pengumpulan dana bagi terdampak COVID-19 dan imbauan tidak mudik oleh almarhum Didi Kempot dan Kompas TV pada tanggal 11 April 2020 lalu,” kata Fadjroel menjelaskan.

Menurut Fadjroel, Jokowi sangat mengapresiasi aksi peduli sosialnya kepada masyarakat selain kontribusinya bagi perkembangan musik di Indonesia, tentunya.

Didi Kempot “Inisiatif Gotong Royong Kemanusiaan almarhum Didi Kempot tersebut sangat dihargai dan sumbangan kreatif almarhum dalam dunia musik Indonesia sangat dihormati,” katanya.

Pelantun tembang “Stasiun Balapan” ini menghembuskan nafas terakhirnya di RS Kasih Ibu di Solo, Jawa Tengah pada pukul 07.45 WIB, hari ini, Selasa (5/5).

Didi Kempot kerap dijuluki para penggemarnya dengan nama Bapak Loro Ati Nasional, Bapak Patah Hati Indonesia, Lord Didi, dan yang terbaru disebut-sebut sebagai Godfather of Brokenheart. Dia adalah anak dari pelawak terkenal, mendiang Ranto Edi Gude atau lebih dikenal dengan nama Mbah Ranto. Dia juga adik dari salah satu pelawak senior Srimulat, mendiang Mamik Pondang.