LAGULOGI – Penyanyi campursari Didi Kempot memberi pesan penting kepada asisten pribadinya yang mesti dijalankan. Yani RB, yang mejadi asisten sang maestro diminta untuk menjaga karya-karya almarhum.
Ini disampaikan Yani sendiri sebelum Didi Kempot menghembuskan nafas terakhirnya. “Pesan sama aku waktu di kamar hotel dia cuma omongin karya cipta lagu-lagu beliau. Dia seniman besar juga, ngomongnya hanya itu karya lagu-lagu beliau. Pesannya nanti kalau pas nggak ada coba dijaga karya-karya,” kata Yani.
Yani menceritakan, di malam sebelum meninggal dunia dirinya sempat merasakan keanehan pada diri penyanyi berusia 53 tahun itu. Didi Kempot sempat merasakan lapar kemudian makan. Tidak beberapa lama Lord Didi mengeluh nafasnya sesak dan gerah.
“Dia bilang, ‘Awakku ora enak enek opo (badanku tidak enak kenapa)’. Terus dia bilang lapar pada malam itu terus aku beliin makan dan kita makan berdua. Habis itu (Didi Kempot mengeluh) napasnya sesak dan gerah,” kata Yani.
“Beliau tanya kok tidak ada AC terus beliau masuk ke mobil nyalain AC. Aku tungguin sekitar 20 menit di dalam mobil tidak keluar-keluar terus beliau klakson bilang mau pulang ke rumah saja,” imbuh Yani.
Seperti diketahui sebelumnya, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa 5 Mei 2020 di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Dia meninggalkan seorang istri bernama Yan Vellia.



