Seperti Eva Yolanda, Hamid Haan LIDA juga Disambut Ribuan Warga

LAGULOGI – Seperti halnya Eva Yolanda yang disambut dengan lautan massa saat tiba di kampung halamannya, di Desa Lando, Kecamatan Terara, Lombok, NTB. Demikian juga dengan Hamid Haan yang sejak masih di Bandara Mali, Alor, NTT, sudah ditunggu ribuan warga untuk menjemputnya pulang ke rumah.

Ya, baik Eva mapun Hamid keduanya merupakan kontestan LIDA 2020 yang dihelat di Indosiar. Di atas panggung mereka saling bersaing menunjukkan kemampuannya untuk menjadi yang terbaik dan menjuarai LIDA 2020.

Apa yang terjadi pada Hamid dengan sambutan yang luar biasa dari warga di tengah merebaknya wabah Virus Corona atau Covid-19, di lain sisi sangat disayangkan. Sebab kerumunan massa saat menyambut kepulangan Hamid bisa berpotensi menularkan wabah corona, selain melanggar aturan pemerintah setempat untuk melakukan sosial distancing.

Akibatnya, buntut dari aksi warga yang tumpah ruah itu mendorong Polda NTT memanggil Kapolres Alor. Kabid Humas Polda NTT Kombes Johannes Bangun, mengatakan, pihaknya telah memanggil sejumlah pihak terkait keberadaan banyaknya warga yang berkerumun saat menjemput kedatangan Hamid.

“Hari ini Pak Kapolda telah mengundang Wakil Bupati Alor dan memanggil Kapolres Alor untuk klarifikasi tentang kedatangan Hamid ke Alor yang mendatangkan banyak massa,” kata Johannes, Senin (6/4).

Menurut Johannes, apa yang terjadi di Alor itu, sangat bertentangan degan maklumat Kapolri sehingga perlu adanya klarifikasi tersebut. Johannes berharap, masyarakat bisa menjalankan maklumat Kapolri yang telah dikeluarkan.

“Pesan Pak Kapolda NTT, diharapkan maklumat Bapak Kapolri itu berlaku bukan hanya bagi polisi saja, tetapi untuk semua pihak termasuk masyarakat” ujar dia.