Rhoma Irama Gunakan Musik untuk Dakwah

LAGULOGI – Raja Dangdut Rhoma Irama menggunakan musik bukan sekedar untuk merayakan kegembiraan tapi juga sebagai sarana dakwah. “Judi” adalah lagu yang isinya kritik terhadap kebijakan pemerintah saat itu (Soeharto) mengenai Porkas.

Pekan Olah Raga dan Ketangkasan yang biasa disingkat Porkas merupakan bentuk praktek undian berhadian dan perjudian dalam bidang olahraga. Saat itu banyak masyarakat dari berbagai macam lapisan meminatinya meskipun bertentangan dengan ajaran agama.

Rhoma sendiri menilai kebijakan pemerintah terkait Porkas tidak sesuai dengan ajaran agama. Pimpinan Soneta ini akhirnya menuangkan kritiknya dalam sebua lagu berjudul Judi. “Koreksi terhadap kebijakan Porkas waktu itu,” kata Rhoma Irama kepada Najwa Shihab di acara Mata Najwa.

Lagu “Judi” bisa dibilang berbeda dengan lagu-lagu Rhoma lainnya. Proses kreatifnya cukup lama, membutuhkan waktu 3 tahun lamanya. Hal itu dikarenakan sang raja dangdut harus melakukan sejumlah observasi di lapangan.

“Saya melakukan observasi manfaat dan mudhorotnya (judi) seperti apa, makanya lama (buat lagu judi),” kata Rhoma menjelaskan.

Rhoma menuturkan, apa yang digambarkan di dalam syair lagu “Judi” benar-benar terjadi di lapangan.

“Sampai saya bilang (di lagu Judi) yang beriman bisa jadi murtad apalagi yang awam, itu betul (terjadi). Dari hasil observasi itu ada yang meminta tanah kuburan, ada yang siap keluar dari Islam asal dapat uang (materi),” katanya menjelaskan.