Roro Fitria kini sudah menjadi manusia bebas setelah sebelumnya harus meringkuk selama dua tahun di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, karena kasus narkoba. Di bulan puasa ini, dia menggunakannya untuk lebih meningkatkan ibadahnya seperti membaca al Qur’an.
“Dua tahun terakhir kan Nyai menjalaninya di dalam (penjara) dan puasa sekarang sudah bebas, sangat bersyukur kepada Allah SWT. Kegiatan sekarang lebih banyak tadarus,” kata Roro Fitria di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Setelah keluar dari penjara, ada banyak agenda yang ingin Roro lakukan. Salah satunya yang paling penting adalah berziarah ke makam ibu dan ayahnya. Sayang, karena kini sedang terjadi pandemi Covid-19, Roro tidak bisa melakukan hal tersebut.
“Tapi sekarang kan masih PSBB jadi nyai tidak bisa pergi ke Jogja untuk ziarah ke almarhum papa dan almarhumah mama. Nyai memilih untuk bersabar dulu sebentar karena untuk kesehatan kita bersama,” katanya.




