LAGULOGI – Kisah Didi Kempot semasa hidup menyisakan banyak cerita yang perlu diangkat untuk dijadikan pelajaran, terutama soal kesederhanaan. Padahal, siapa pun tahu, almarhum adalah penyanyi papan atas di negeri ini.
Didit, seorang keyboardis yang ikut dalam grup pengiring musik Didi Kempot, menceritakan pengalaman paling tak terlupakannya bersama sang legenda. Salah satu yang diceritakan Didit adalah soal kesederhanaan Didi Kempot.
Dalam sebuah perjalanan menuju bandara, tepatnya setelah makan soto di Kalasan, handphone Didi Kempot terjatuh dan nyemplung ke selokan. Dan yang membuat Didit heran bercampur kagum adalah nilai handphone yang digunakan Didi Kempot cuma seharga Rp 200.000.
“Padahal dia artis lho, tapi HP-nya cuma harga Rp 200.000, itu dikaretin pula. Pas habis makan soto, mau naik ke mobil, karetnya malah copot. Terus masuk selokan,” kata Didit dalam acara Ngrasani Lord Didi Kempot di Kompas TV, Selasa (9/6).
Padahal kala itu, kata Didit, Didi Kempot sedang menerima job dengan nilai yang cukup besar sekali yaitu Rp 200 juta sekali manggung.
“Padahal itu ngambil job harga Rp 200 juta, tapi HP-nya beliau cuma Rp 200.000,” terangnya.
Selama mengikuti Didi Kempot, Didit mengaku sudah berkeliling Indonesia. Bahkan dia bersama almarhum sudah beberapa kali luar negeri seperti Suriname, Taiwan, hingga Belanda.




